Askep Teori Keluarga Dhf Dan Kasus. askep keluarga. ASKEP DHF PADA ANAK doc REFERAT DHF. Referat demam berdarah dengue pada anak. ASKEP dhf. ASKEP dhf. REFERAT DHF. Referat demam berdarah dengue pada anak. LP DHF. LP DHF. LP DHF. laporan pendahuluan DHF untu anak-anak. The DHF prevention efforts have been continually conducted by the local health office, but berakhir pada awal Mei, tetapi peningkatan kasus DBD terjadi pada Pengasapan hanya membunuh nyamuk dewasa, dan program pencegahan.

Author: Tegar Vigul
Country: Liechtenstein
Language: English (Spanish)
Genre: Video
Published (Last): 3 November 2015
Pages: 481
PDF File Size: 1.34 Mb
ePub File Size: 17.48 Mb
ISBN: 635-2-17007-817-3
Downloads: 99570
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Grojin

Pathway Dhf New1 1. Angka motilitas dan morbilitas yang disebabkan drwasa penyakit menular ini masih tinggi, terutama yang disebabkan dht wabah DHF. Penyakit DHF ini merupakan masalah kesehatan yang memerlukan pencegahan dan penanggulangan yang sungguh-sungguh, karena tidak sedikit anggka kesakitan dan kematian terjadi akibat penyakit DHF ini. Penyakit DHF ini tidak hanya menyerang orang dewasa dan remaja dewaa juga telah menyerang anak-anak.

Awal tahun yang lalu wabah ini mencapai puncaknya, ribuan orang sakit dan ratusan orang meninggal akibat penyakit ini. Beberapa kota besar terserang wabah ini malah wabah ini talah memasuki daerah pedesaan. Berdasarkan data diatas, maka diperlukan peran perawat sebagai pelaksana Asuhan Keperawatan baik dari segi preventif, promotif, dan rehabilitatif.

Upaya yang dilaksanakan bersifat dewasz, terpadu dan berkelanjutan untuk mencegah dan menanggulangi akibat yang terjadi dari penderita DHF, bagaimana gejala, pencegahan serta pengobatannya. Mampu dewaaa pengkajian pada klien dengan DHF, mengklasifikasikan dan menganalisa data yang dapat ditentukan dari diagnosa keperawatan yang sesuai dengan prioritas masalah. Mampu menerapkan rencana Asuhan Keperawatan sesuai perencanaan yang telah dibuat berdasarkan kesiapan ilmu dan keterampilan yang dimiliki.

Mampu melaksanakan tindakan keperawatan sesuai rencana yang telah ditetapkan pada klien dengan DHF. Rancangan Penulisan Penulisan karya tulis mini ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang tertuju pada pemecahan masalah yang ada pada masa sekarang. Teknik Pengumpulan Data a. Wawancara dilakukan terhadap klien, keluarga, perawat atau tim kesehatan yang mengetahui keadaan klien.

ASKEP DHF – PDF Free Download

Pengamatan langsung pada klien, dalam hal ini menggunakan tekhnik inspeksi, palpasi, auskultasi dan perkusi. Yaitu tekhnik pengumpulan data yang di dapat dari pemeriksaan diagnostik, labolatorium dan catatan kesehatan lainnya yang bertujuan untuk mendukung data yang didapatkan dari hasil wawancara.

Yaitu dengan mencari data-data yang relevan terhadap masalah yang dibahas baik tentang penyakit ataupun proses keperawatan. Partisipasi akhir penulis j. Penulis melakukan secara langsung Asuhan Keperawatan pada klien dengan menggunakan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.

Sumber dan Jenis Data a. Pada dasarnya sumber data terbagi dua, yaitu: Pada dasarnya jenis data terbagi dua, yaitu: Sistematika Penulisan Untuk memberikan gambaran yang jelas dalam penyusunan Karya Tulis mini ini maka penulis uraikan sistematikanya, yaitu sebagai berikut: Pengertian Demam fever, febris adalah kenaikan suhu tubuh diatas variasi sirkadian yang normal sebagai akibat dari perubahan pada pusat termoregulasi yang terletak dalan hipotalamus anterior.

Demam Dengue dengue fever, disningkat DD adalah penyakit yang terutama terdapat pada anak dan remaja atau orang dewasa dengan tanda-tanda klinis berupa demam, nyeri otot dan atau nyeri sendi yang disertai leukopenia, dengan atau tanpa ruam, limfaclenopati, demam bifasik, sakit kepala yang hebat, nyeri pada pergerakan bola mata, gangguan rasa mengecap, trombositopenia ringan dan ptekie spontan.

Demam Berdarah Dengue Dengue Hoemorrhagic Fever, disingkat DHF adalah penyakit yang terdapat pada anak-anak dan dewasa dengan gejala utama demam, nyeri otot dan sendi, yang biasanya memburuk setelah dua hari pertama. Patogenesis Virus dengue dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus sebagai vector di tibuh manusia melalui gigitan nyamuk tersebut.

  KRISTIANOVA LEGENDA PDF

Inspeksi yang pertama kali dapat memberi gejala sebagai DD. Apabila orang tersebut mendapat infeksi berulang oleh tipe virus dengue yang berlainan akan menimbulkan reaksi yang berbeda.

DBD dapat terjadi bila seseorang yang telah terinfeksi dengue pertama kali, mendapat infeksi berulang virus dengue lainnya. Virus akan berefleksi di nodus limfatikus regionaldan menyebar kejaringan lain, terutama ke sistem retikulooendoteliadan kulit secara bronkogen maupun hematogen.

Tubuh akan membentuk kompleks virus — antibodi dalam sirkulasi darah sehingga akan mengaktifkan sistem komplemen yang berakibat dilepaskannya anafilatoksin C3a dan C5a sehingga permeabilitas dinding pembuluh darah meningkat.

Akan terjadi juga agregasi trombosit yang melepaskan ADP, trombosit melepaskan vasoaktif yang bersifat meningkat permeabilitas kapiler dan melepaskan tronbosit faktor 3 yang merangsang intravaskuler. Terjadinya aktivasi faktor Hageman faktor XII akan menyebabkan pembekuan intravaskuler yang meluas dan meningkatkan permeabilitas dinding pembuluh ddewasa.

Manifestasi Klinis Gambaran klinis amat bevariasi, dari yang ringan, sedang seperti DD, sampai ke DBD dengan manifestasi demam akut, perdarahan, serta 7 22 kecenderungan terjadi renjatan yang dapat berakibat fatal.

Masa inkubasi dengue padaa hari, rata-rata hari. Pada DD terdapat peningkatan suhu secara tiba-tiba, disertai sakit kepala, nyeri deewasa hebat pada otot dan tulang, mual, kadang muntah dan batuk ringan. Sakit kepala dapat xskep atau berpusat pada supraorbital dan retroorbital. Nyeri dibagian otot terutama dirasakan bila tendodn dan otot peru ditekan. Pada mata dapat ditemukan pembengkakan, infeksi konjungtiva, lakrimasi dan fotofobia.

Otot-otot sekitar mata terasa pegal. Eksanten dapat muncul pada awal demam yang terlihat jelas di muka dan dada, berlangsung beberapa jam lalu akan muncul kembali pada hari ke berupa bercakbercak petekie di lengan dan kaki lalu keseluruh tubuh. Pada saat suhu turun ke normal, ruam berkurang dan cepat menghilang, berkas-berkasnya kadang terasa gatal. Pada sebagian pasien dapat ditemukan kuva suhu yang bifasik.

Dalam pemeriksaan fisik pasien DD hampir tidak ditemukan kelainannadi pasien mula-mula cepat kemudian menjadi normal atau lebih lambat pada hari ke —4 dan ke Bradikardi dapat menetap beberapa hari lada masa penyembuhan.

Dapat ditemukan lidah kotor dan kesulitan buang air besar. Pada pasien DBD dapat terjadi gejala perdarahan pada hari ke-3 atau ke-5 berupa ptekie, purpura, ekimosis, hematemesis, melena dan epistaksis.

Hati umumnya membesar dan terdapat nyeri tekan yang tidak sesuai dengan beratnya penyakit. Pada pasien DSS, gejala renjatan ditandai dengan kulit yang terasa lembab dan dingin, aaskep perifer yang terutama tampak pada 8 22 ujung hidung, jari-jari tangan dan kaki, serta dijumpai penurunan tekanan darah hari ke-3 dan hari ke-7 penyakit. Diagnosis Kriteria klinis DD, adalah: Suhu badan adkep tiba-tiba meninggi, 2. Demam yang berlangsung hanya beberapa hari, 3.

Kurva demam yang menyerupai pelana kuda, 4. Nyeri tekan yang terutama di otot-otot dan persendian, 5. Adanya ruam-ruam pada kulit, 6.

Demam akut, yang tetap tinggi selama hari, kemudian turun secara lisis. Demam disertai gejala tidak spesifik, seperti anorexia, malaise, nyeri pada punggung, tulang, persendian dan kepala.

Pembesaran hati dan nyeri tekan tanpa ikterus. Dengan atau tanpa renjatan. Renjatan yang terjadi pada saat demam biasanya mempunyai prognosis yang buruk. Derajat beratnya DBD secara klinis dibagi sebagai berikut: Derajat I ringandewsaa demam mendadak selama hari disertai gejala klinis lain dengan manifestasi perdarahan teringan, yaitu uji turniket positif.

Derajat II sedangditemukan pula perdarahan kulit dan manifestasi perdarahan lain. Derajat III, ditemukan tanda-tanda dini renjatan. Pada DD terdapat leukopenia pada hari ke-2 atau hari ke Pada DBD dijumpai trombositopenia dan hemokonsentrasi. Pada pemeriksaan kimia darah tampak hipoprolenemia, hiponatremia, hipokloremia, SGOT, serum glutamik privat transaminase SGPYureum dah Ph darah mungkin meningkat, reverse alkali menurun.

  CHRIS WICKHAM THE INHERITANCE OF ROME PDF

Desasa ditemukan albuminuria ringan. Pada awal sakit biasanya hiposeluler, kamudian menjadi hiperselular pada hari ke-5 dengan gangguan maturasi dan pada hari ke10 sudah kembali normal untuk semua sistem.

Uji serologi memakai serum ganda, yaitu serum diambil pada masa akut da konvalesen, yaitu uji pengikat komplemen PKuji netralisasi NTdan uji dengue blot.

Pada uji ini dicari kenaikan antibody antidengue sebanyak minimal empat kali.

Browse LoveDoc

Uji serologi memakai serum tunggal, yaitu uji dengue blot yang mengukur antibody antidengue sakep memandang kelas antibodinya, uji IgM antidengue yang mengukur hanya antibodi antidengue dari kelas IgM.

Pada uji ini yang dicari adalah ada tidaknya atau titer tertentu antibodi antidengue. Isolasi virus, yang diperiksa adalah darah pasien dan jaringan. Adanya ruam yang akut seperti pada morbili perlu dibedakan denagan DBD.

Adanya pembesaran hati perlu dibedakan dengan hepatitis akut dan leptospirosis. Pada meningitis meningkat dan sepsis terdapat perdarahan di kulit. Penyakit-penyakit darah seperti idiophatik thrombocytopenic purpurae, leukemia pada stadium lanjut, dan anemia aplastik. Tirah baring 11 22 2. Makanan lunak dan bila belum nafsu makan diberi minum 1, liter dalam 24 jam susu, air dyf gula atau sirop atau air tawar ditambah garam.

Medika mentosa yang bersifat simtomatis. Untuk hiperpireksia dapat diberi kopres, antipiretik golongan asetaminofen, eukinin dhd dipiron dan jangan diberikan asetosal karena bahaya perdarahan. Antibiotik diberikan bila terdapat kemungkinan terjadi infeksi sekunder. Pada pasien dengan tanda renjatan dilakukan: Pemasangan infus dan dipertahankan selama jam setelah renjatan diatasi.

Observasi ddhf umum, nadi, tekanan darah, suhu dan pernafasan tiap jam, serta Hb dan Ht tiap jam pada hari pertama selanjutnya tiap 24 jam.

Pada pasien DDS diberi cairan intravena yang diberikan dengan guyur, seperti NaCl, ringer laktat yang dipertahankan selama jam setelah ronjatan teratasi. Bila pada pemeriksaan didapatkan penurunan kadar Hb dan Ht maka diberi transfusi darah.

KTI DHF 1 – PDF Free Download

Perumahan Cempaka No CM: Biodata Penanggung Jawab Nama: Perumahan Cempaka Hub dengan klien: Keluhan Utama Klien mengeluh panas badan dan merasa lemah b. Riwayat Kesehatan Sekarang Menurut penuturan klien satu hari sebelum klien masuk ke Dewaaa dr Slamet Garut, Klien mengalami demam yang sangat tinggi, demam ini di sertai dengan rasa nyeri di selluruh persendian tubuh, demam ini mucul terutama malam hari. Klien juga mengalami mual.

Karena merasa khawatir dengan kondisi klien maka keluarga klien memutuskan untuk membawa klien berobat ke RSU dr Slamet Garut dan dokter mengharuskan klien dirawat saat asjep juga. Pada saat pengkajian, klien masih tampak lemah, suhu tubuh klien masih teraba tinggi yaitu C, klien pun masih mengeluh nyeri 14 22 persendian,panas badan klien meningkat ketika menjelang malam hari, napsu makan klien juga masih tampak menurun. Riwayat Kesehatan Dahalu Menurut penuturan klien dan keluarga klien, sebelumnya klien belum pernah menderita penyakit seperti yang di derita leh klien saat ini kecuali batuk-batuk dan panas badan biasa.

Klien mengobati penyakitnya dengan berobet ke puskemas dhr mengkonsumsi obat-obat dari warung.